ARTIKEL ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Muchammad Harits Ali S

D-IV Promosi Kesehatan Kelas 1A

Kesehatan masyarakat terdiri dari beberapa batasan, dimulai dari batasan yang paling sempit sampai yang luas. Batasab paling tua kesma adalah upaya untuk mengatasi masalah yang mengganggu kesehatan (Kesma = Sanitasi),. Akhir abad 18 kegiatan kesma adalah pencegahan penyakit melalui perbaikan sanitasi dan imunisasi. Menurut wikipedia.org (2013) menyatakan  Awal abad 19 kesehatan masyarakan integrasi antara ilmu sanitasi dengan ilmu kedokteran dan awal abad 20 oleh Wislow.
Winslow (1920) mengatakan “kesesahan masyarakat (public health) sebagai suatu Ilmu dan seni: mencegah penyakit, memperpanjang hidup, dan meningkatkan kesehatan, melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat melalui Perbaikan sanitasi lingkungan pemberantasan penyakit menular, pendidikan kebersihan perorangan ,pengorganisasian pelayanan medis dan perawatan untuk diagnosa dini dan pengobatan, pengembangan rekayasa sosial untuk menjamin setiap orang terpenuhi kebutuhan hidup yang layak dalam memelihara kesehatannya”.
 Selanjutnya menurut Wislow (1920) kegiatan kesehatan masyarakat mencakup sanitasi lingkungan, pemberantasan penyakit, pendidikan kesehatan, manajemen, pengembangan rekayasa sosila dalam rangka pemeliharaan kesehatan masyarakat. “Kesehatan masyarakat adalah ilmu dan seni memelihara, melindungi dan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui usaha pengorganisasian” (Ikatan Dokter Amerika) (1948).
Menurut Suparyanto (2010) menyatakan Sejarah ilmu kesehatan masyarakat pada abad ke 19 telah ditemukan vaksin cacar oleh Louis Pasteur, asam karbol untuk sterilisasi operasi oleh Joseph Lister, ether untuk anestesi oleh William Marton.
Tahun 1832 dibentuk komisi untuk penyelidikan dan upaya kesehatan masyarakat di Inggris diketuai oleh Edwin Chadwich. Tahun 1893, John Hopkins, mendirikan Fakultas Kedokteran di Amerika. Tahun 1855, di Amerika dibentuk Departemen Kesehatan, yang berfungsi menyelenggarakan pelayanan kesehatan masyarakat. Termasuk pengawasan kesehatan lingkungan. Tahun 1872, diadakan pertemuan orang-orang yang peduli pada kesehatan masyarakat dengan dibentuknya Asosiasi Kesehatan Masyarakat Amerika (American Public Health Assosiation).
Menurut Suparyanto (2010) menyatakan ruang lingkup kesehatan masyarakat adalah epidemiologi, biostatistik/statistik kesehatan, kesehatan lingkungan, pendidikan kesehatan dan perilaku, administrasi kesehatan masyarakat, gizi masyarakat, kesehatan kerja. Menurut kesehatantubuhku.com (2017), “Upaya - upaya kesehatan masyarakat adalah pemberantasan penyakit menular dan tidak menular, perbaikan sanitasi lingkungan, perbaikan lingkungan pemukiman, pemberantasan vektor, pendidikan/penyuluhan kesehatan masyarakat, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pembinaan gizi masyarakat, pengawasan sanitasi tempat-tempat umum, pengawasan obat dan minuman, pembinaan peran serta masyarakat”.

Daftar Rujukan

Suparyanto (2010, Januari 23 ). PENGANTAR ILMU KESEHATAN MASYARAKAT (Introduction of Public Health Sciences). Dipetik oktober 15, 2018, dari http://dr-suparyanto.blogspot.com/search?q=ilmu+kesehatan+masyarakat

Badrina, L. (2015, juni 13). ARTIKEL ILMU KESEHATAN MASYARAKAT. Dipetik oktober 15, 2018, dari http://alfikesehatanmasyarakatunivmhthamrin.blogspot.com/2015/06/artikel-ilmu-kesehatan-masyarakat.html

Wikipedia. (2013, april 27). Ilmu kesehatan masyarakat Dipetik oktober 15, 2018, dari https://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_kesehatan_masyarakat

Notoatmodjo, S. (2001). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Dipetik oktober 15, 2018, dari cnnindonesia: rhttps://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20141209072916-255-16835

kesehatanbutbuhku. (2017, agustus 15) Artikel Tentang Kesehatan Masyarakat. Dipetik oktober 15, 2018, dari http://www.kesehatantubuhku.com/artikel-tentang-kesehatan-masyarakat/




Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTIKEL TERKIKISNYA KECINTAAN GENERASI MUDA TERHADAP BAHASA INDONESIA